Remember This! "Dreams and Do it"

Minggu, 25 September 2016

Koneksi Tanpa Batas, Sudah Tau Apa Itu?

T a n p a B a t a s

sofiemedina


“Teknologi tak pernah usai” seperti layaknya sebuah kerja keras yang tak pernah berhenti di pijak. Perubahan demi perubahan terus berubah sesuai zamannya. Mari ingat-ingat, teknologi apa saja yang telah berubah? semakin canggih bukan? Ya, tentu, kecanggihan tanpa batas, ruang tanpa batas, kemudahan tanpa batas. Semua hal itu berdampak bagi kehidupan kita sehari-hari. Seperti halnya teknologi telepon. Coba bandingkan model telepon dulu dengan yang sekarang, coba lihat, sangat klasik bukan? Ya, klasik, karena sudah ada teknologi yang lebih canggih daripada telepon, yaitu telepon genggam (handphone/ Hp). Sekarang telepon genggamlah yang selalu ada di tangan manusia, kita setiap saat butuh Hp. Namun, berbicara HP, saya jadi teringat sesuatu. Ada hal yang membuat saya tertarik untuk bercerita mengenai teknologi yang dekat dengan saya, sebagai mahasiswa atau remaja. Apa itu?


Mari kita berbicara mengenai wifi (wireless fidelity). Siapa yang tidak ingin koneksi internet dengan kecepatan tinggi? Wifi menjawab semuanya. Kebanyakan remaja sekarang bahkan tidak sedikit orang dewasa pun sangat suka terkoneksi wifi. Apalagi saya, sebagai seorang mahasiswa saya sangat senang ada wifi, apalagi melihat sebuah cafĂ© atau tempat umum bertuliskan “free wifi” pasti akan merasa tempat itu surga dunia. Hal itu membuat hidup terasa lebih mudah, ringan, dan nyaman. Ya bagaimana mungkin tidak mudah, hanya dengan menyalakan wireless connection atau wifi di Handphone kita sudah bisa terkoneksi dengan jaringan tanpa batas tersebut. Ringan, saya mendefinisikan ringan itu enteng, bagaimana tidak enteng kalau semua tugas dapat diselesaikan tanpa bayar paket internet. Nyaman, saat saya mengunakan wifi speedy dari Telkom Indonesia.

Saya merasa wifi speedy ini berbeda dari yang lain. Sedikit cerita, saya pertama kali jatuh cinta karena tidak sengaja bertemu dengan wifi ini di sebuah kedai roti bakar dekat rumah saya. Waktu itu, saya masih umur sekitar 17 tahun, koneksi speedy yang saya rasakan amat cepat, “sesuai namanya” pikir saya waktu itu. Tak butuh waktu lama dari itu, saya langsung memasang koneksi di rumah saya.


Koneksi cepat nan mudah saya rasakan terus menerus dari tahun ke tahun sampai saat ini. Saya bisa menjelajah ke ruang tanpa batas, diskusi dengan teman-teman lewat video call, mengirim pesan dengan cepat, banyak hal yang semua itu membuat saya berterima kasih dengan penemu koneksi speedy Telkom Indonesia. Dengan kemudahan yang telah saya dapat di era teknologi ini, saya bermimpi suatu saat saya bisa membuat taman belajar tekno, dimana taman itu bisa mengajarkan anak-anak yang kurang berkecukupan untuk belajar mengenai teknologi bahkan menciptakannya. Pernakah kalian juga bermimpi, berpikir untuk bisa melakukan sesuatu untuk Indonesia ini? Sesuatu yang belum pernah orang lain lakukan,  sesuatu yang kecil dimana hanya berawal dari mimpi. Namun, siapa tau nanti menjadi awal yang besar.  Bagi saya perkembangan teknologi tidak akan mempunyai dampak negatif, jika pengguna (user) tidak salah menggunakan, tidak seperti candu. Hal positif bisa kita ciptakan, dan hal negatif bisa kita hindarkan. #IndonesiaMakinDigital .

Senin, 01 Februari 2016

kisah lanjutan



"Mencoba Puitis"


rasanya seperti mimpi


sudah melewati masa-masa kebimbangan saat harus masuk ke jalan tersebut.

dan sekarang sudah benar-benar ada berjalan di jalan tersebut.

lalu?

apa yang terjadi?

bukankah seharusnya tinggal berjalan saja lurus kedepan?

tetapi mengapa banyak begitu kekhawatiran terkadang

padahal sudah begitu banyak pula  kejutan-kejutan indah (sangat indah) yang didapatkan.

ya, ini menjadi hal yang sangat indah. 

dan rasa syukur pun ada sampai detik ini.

sampai rasanya berharap ini bukanlah sekedar mimpi sang putri tidur






...



hahahaha


 
My My My Blogger Template by Ipietoon Blogger Template